Obat Kelas 2
Tablet Obat Pencernaan Daiichi Sankyo Green
Obat pencernaan untuk meredakan berbagai gejala ketidaknyamanan lambung, seperti nyeri lambung, rasa panas di dada, dan terlalu banyak minum
✦ Mengandung ekstrak Rohto✦ 3 jenis antasida✦ 5 jenis obat herbal pencernaan✦ Mengandung enzim pencernaan
Untuk siapa dan kapan
🔥
Bagi yang mengalami nyeri lambung menusuk
Saat ingin menekan nyeri lambung akibat sekresi berlebih cairan lambung atau rangsangan asam lambung
🌊
Bagi yang mengkhawatirkan rasa panas di dada atau kelebihan asam lambung
Saat ingin meredakan gejala hiperasiditas seperti rasa panas di dada dan sendawa akibat rangsangan asam lambung
🍺
Setelah terlalu banyak minum atau makan
Saat merasa terbebani oleh makanan dan minuman setelah mengonsumsi makanan atau minuman, seperti Gangguan pencernaan, rasa tidak nyaman di lambung, dan kembung
😮
Saat kehilangan nafsu makan atau gangguan pencernaan terus berlanjut
Saat ingin membantu fungsi lambung yang melemah dan mendukung pencernaan
Ringkasan produk
Tablet Obat Pencernaan Daiichi Sankyo Green adalah Obat Kelas 2 yang digunakan untuk gejala ketidaknyamanan lambung yang umum terjadi sehari-hari, seperti nyeri lambung, rasa panas di dada, terlalu banyak minum, dan terlalu banyak makan. Serbuk ekstrak Rohto 3 kali lipat menekan sekresi berlebih cairan lambung, sementara 3 jenis antasida menetralkan asam lambung. Selain itu, kombinasi obat herbal pencernaan, enzim pencernaan, dan bahan pelindung mukosa lambung memberikan formula menyeluruh untuk mengatasi kondisi lambung yang mengalami iritasi.
Keunggulan produk
01
Ekstrak Rohto menekan sekresi cairan lambung
Antisekresi
Mengandung Serbuk ekstrak Rohto 3 kali lipat, yang membantu menekan sekresi berlebih cairan lambung dan meredakan nyeri lambung yang terasa menusuk.
02
Menetralkan asam lambung dengan 3 jenis antasida
Antasida
Mengandung magnesium aluminometasilikat, hidrotalsit sintetis, dan natrium bikarbonat. Dengan efek antasida yang cepat dan bertahan lama, produk ini membantu mengatasi gejala hiperasiditas seperti rasa panas di dada dan sendawa.
03
Mendukung lambung dengan obat herbal pencernaan dan enzim pencernaan
Menyehatkan lambung dan membantu pencernaan
Selain lima obat herbal pencernaan—adas, kayu manis, cengkih, gentiana, dan sembri—produk ini mengandung enzim pencernaan yang membantu menguraikan protein, pati, dan lemak, sehingga meningkatkan fungsi lambung yang melemah.
✦
Bahan yang membantu melindungi dan memulihkan mukosa lambung
Natrium klorofilin tembaga dan serbuk akar manis membantu melindungi serta memulihkan mukosa lambung yang mengalami iritasi atau luka.
✦
Tablet berwarna hijau tua
Karena pengaruh natrium klorofilin tembaga, warnanya menjadi hijau tua hingga hijau kekuningan dan memiliki aroma khas.
✦
Feses dapat berwarna hijau
Feses dapat berwarna hijau karena pengaruh natrium klorofilin tembaga (bahan berwarna hijau), tetapi hal ini bukan masalah kualitas.
Bahan aktif (dalam 9 tablet)
Indikasi
Nyeri lambung
Mulas
Kelebihan asam lambung
Sendawa
Rasa berat di lambung
Rasa tidak nyaman di lambung
Rasa tersumbat di dada
Rasa begah
Kehilangan nafsu makan
Rasa penuh di lambung dan perut
Terlalu banyak minum
Terlalu banyak makan
Mual (Mual, Mual akibat mabuk atau terlalu banyak minum, mual, rasa ingin muntah)
Muntah
Gangguan pencernaan
Membantu pencernaan
Cara dan dosis penggunaan
| Usia |
Dosis sekali minum |
Frekuensi minum per hari |
| Usia 15 tahun ke atas (dewasa) |
3 Tablet sekali minum |
3 kali sehari setelah makan |
| Usia 11 tahun atau lebih tetapi kurang dari 15 tahun |
2 Tablet sekali minum |
3 kali sehari setelah makan |
| Di bawah 11 tahun |
Jangan diminum |
— |
Minum dengan air putih atau air hangat. Anak usia 11 tahun atau lebih tetapi kurang dari 15 tahun harus minum obat ini di bawah bimbingan dan pengawasan orang tua atau wali.
⚠️ Perhatian penggunaan
- Hal yang tidak boleh dilakukan: Orang yang menjalani terapi dialisis tidak boleh minum obat ini.
- Jangan minum obat untuk meredakan nyeri dan kejang pada saluran pencernaan selama menggunakan obat ini.
- Orang yang sedang menyusui sebaiknya tidak minum obat ini atau, jika meminumnya, hentikan pemberian ASI (obat ini dapat masuk ke dalam ASI dan menyebabkan denyut nadi bayi menjadi cepat).
- Jangan minum obat ini terus-menerus dalam jangka panjang tanpa alasan yang jelas.
- Jika gejala tidak membaik setelah lebih dari 2 minggu, hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter, apoteker, atau tenaga penjual obat terdaftar.
- Konsultasikan dengan dokter, apoteker, atau tenaga penjual obat terdaftar sebelum minum obat ini: orang yang sedang menjalani pengobatan dokter, wanita hamil atau yang menduga dirinya hamil, Lansia, orang yang pernah mengalami gejala alergi akibat obat atau lainnya, orang yang mengalami kesulitan buang air kecil, serta orang yang telah didiagnosis menderita penyakit ginjal, penyakit jantung, atau glaukoma.
- Jika setelah minum muncul ruam, kemerahan, gatal, mulut kering, sembelit, diare, atau gejala lainnya, hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter, apoteker, atau tenaga penjual obat terdaftar.
- Pastikan membaca brosur informasi terlampir sebelum menggunakan produk ini, dan gunakan dengan benar.
📦 Perhatian penyimpanan
- Simpan dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari sinar matahari langsung.
- Jangan menangani produk dengan tangan basah. Jika air mengenai Tablet, permukaannya dapat larut sehingga menyebabkan perubahan warna dan warna yang tidak merata. Jangan masukkan kembali Tablet yang basah ke dalam botol.
- Bahan pengisi di dalam botol digunakan untuk mencegah kerusakan Tablet selama pengangkutan. Setelah dibuka, buang bahan pengisi tersebut.
- Gunakan dalam waktu 12 bulan setelah dibuka.
- Simpan di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak.
- Jangan gunakan produk setelah melewati tanggal kedaluwarsa.
●Fitur
■Fitur Obat Pencernaan Daiichi Sankyo Green Tablet
●Ekstrak Rohto 3 kali lipat menghambat sekresi cairan lambung dan meredakan nyeri lambung.
●3 jenis antasida menetralkan asam lambung dan melindungi mukosa lambung.
●Tembaga klorofilin Na dan bubuk licorice melindungi mukosa lambung serta memperbaiki iritasi dan luka.
●Bahan herbal penguat lambung meningkatkan fungsi lambung yang melemah.
【Obat Kelas 2】
●Khasiat/Efek
Nyeri lambung, rasa terbakar di dada, kelebihan asam lambung, perasaan penuh di lambung, ketidaknyamanan di lambung, sendawa. Rasa sesak di dada, gangguan pencernaan, nafsu makan menurun, perasaan penuh di lambung dan perut, lambung lemah. Keracunan akibat minum berlebihan, mual (mual, mual lambung, mual akibat mabuk atau keracunan alkohol, muntah, mual), muntah. Makan berlebihan, gangguan pencernaan, mempercepat pencernaan, perasaan penuh di lambung dan perut akibat gangguan pencernaan.
<Perhatian terkait Khasiat/Efek>
●Dosis dan Aturan Pakai
Minum dengan air atau air hangat sesuai dosis berikut.
[Usia: dosis per kali minum: frekuensi minum per hari]
Dewasa (15 tahun ke atas): 3 tablet: 3 kali sehari, diminum setelah makan.
11 tahun ke atas sampai di bawah 15 tahun: 2 tablet: 3 kali sehari, diminum setelah makan.
Di bawah 11 tahun: jangan diminum.
<Perhatian terkait Dosis dan Aturan Pakai>
(1) Patuhi dosis dan aturan pakai dengan ketat.
(2) Jika diberikan kepada anak usia 11 tahun ke atas, berikan di bawah pengawasan dan bimbingan orang tua.
●Komposisi/Jumlah
Per 9 tablet
Metakeisan aluminiummagnesium 360mg
Sintetik hidrotalosit 480mg
Natrium bikarbonat 480mg
Ekstrak Rohto 3 kali lipat 90mg
Bubuk adas manis 30mg
Bubuk kayu manis 180mg
Bubuk cengkeh 30mg
Bubuk gentiana 90mg
Bubuk senburi 5mg
Biodiastase 2000 60mg
Lipase AP6 60mg
Tembaga klorofilin natrium 48mg
Bubuk licorice 150mg
〔Bahan Tambahan〕
Pati kentang, laktosa, karboksimetilselulosa (CMC), hidroksipropilselulosa, magnesium stearat
<Perhatian terkait Komposisi/Jumlah>
Karena kandungan tembaga klorofilin natrium (berwarna hijau), tinja bisa berubah menjadi hijau.
●Bentuk Sediaan
Tablet (oral - tablet)
●Perhatian Penggunaan
■Hal yang tidak boleh dilakukan
(Jika tidak dipatuhi, gejala saat ini bisa memburuk atau efek samping lebih mudah terjadi)
1. Jangan diminum oleh orang berikut:
Orang yang menjalani terapi dialisis
2. Selama mengonsumsi obat ini, jangan minum obat berikut:
Obat pereda nyeri dan antispasmodik saluran pencernaan
3. Ibu menyusui jangan minum obat ini atau hindari menyusui saat mengonsumsi obat ini.
(Sebab dapat masuk ke ASI dan menyebabkan detak jantung bayi menjadi cepat)
4. Jangan digunakan dalam jangka panjang.
■Konsultasikan
1. Orang berikut harus berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penjual terdaftar sebelum minum:
(1) Orang yang sedang menjalani pengobatan dokter
(2) Wanita hamil atau yang diduga hamil
(3) Lansia
(4) Orang yang pernah mengalami reaksi alergi terhadap obat
(5) Orang dengan gejala berikut:
Kesulitan buang air kecil
(6) Orang yang pernah didiagnosis dengan:
Penyakit ginjal, penyakit jantung, glaukoma
2. Jika setelah minum muncul gejala berikut yang mungkin merupakan efek samping, segera hentikan pemakaian dan bawa dokumen ini untuk berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penjual terdaftar.
[Bagian yang berhubungan: Gejala]
Kulit: ruam, kemerahan, gatal
3. Setelah minum, gejala berikut mungkin muncul; jika gejala ini berlanjut atau memburuk, hentikan pemakaian dan bawa dokumen ini untuk berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penjual terdaftar.
Mulut kering, sembelit, diare
4. Jika setelah sekitar 2 minggu pemakaian gejala tidak membaik, hentikan pemakaian dan bawa dokumen ini untuk berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penjual terdaftar.
■Perhatian lain
Produksi ASI bisa berkurang.
●Peringatan Penyimpanan dan Penanganan
(1) Simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung.
(2) Simpan di tempat yang tidak terjangkau anak-anak.
(3) Jangan pindahkan ke wadah lain. (Bisa menyebabkan kesalahan penggunaan atau perubahan kualitas)
(4) Jangan menangani dengan tangan basah. Jika tablet terkena air, permukaan bisa larut sebagian dan berubah warna atau belang. Jangan kembalikan tablet basah ke botol karena bisa memengaruhi tablet lain.
(5) Isi dalam botol adalah untuk mencegah kerusakan tablet selama pengiriman, buang setelah dibuka.
(6) Jangan gunakan produk yang melewati tanggal kedaluwarsa. Setelah botol dibuka, gunakan dalam waktu 12 bulan.
(7) Catat tanggal pembukaan botol pada kolom "Tanggal Pembukaan" di kotak.