Bahan baku / Komponen

●Fitur
○ Bahan baku menggunakan kulit dan sisik ikan, 100% peptida kolagen murni tanpa bahan tambahan.
○ Memperhatikan daya serap, produk ini dibuat dengan molekul kecil (berat molekul di bawah 5000).
○ Kolagen adalah protein hewani yang tidak terdapat pada tumbuhan. Hanya menggunakan ikan, diproduksi dengan 0g lemak. (Tidak menggunakan salmon, trout, atau makarel.)
○ Sepertiga dari protein pembentuk jaringan tubuh adalah kolagen. Mengonsumsi kolagen sangat penting untuk kecantikan dan menjaga kesehatan.

●Bahan Baku
Peptida kolagen dari ikan (termasuk gelatin) (diproduksi di dalam negeri)

●Dosis dan Aturan Pakai
○ Sebagai panduan, bagi yang baru pertama kali menggunakan, disarankan mengonsumsi 10g per hari (sekitar 2 sendok makan) dibagi beberapa kali selama sekitar 10 hari. Setelah itu, gunakan 3–5g per hari (sekitar 3–5 sendok teh). Mudah larut jika ditaburkan. Karena tidak berbau atau berasa aneh, bisa langsung dimakan. Untuk kecantikan atau yang aktif berolahraga, disarankan menambah jumlah dan frekuensi konsumsi. Konsistensi mengonsumsi kolagen sangat penting, simpan dalam botol dan letakkan di meja makan agar mudah diakses.

[Contoh Penggunaan]
○ Dengan susu dingin: Granul mudah larut dalam susu dingin.
○ Dalam sup miso: Tidak mengubah rasa karena tidak berbau aneh. Cocok untuk hidangan sehari-hari.
○ Dalam sup: Larutkan kolagen dalam sup sebelum disantap.
○ Dalam kopi atau kakao: Taburkan dan nikmati saat istirahat harian.
○ Dalam jus: Tambahkan ke jus yang mengandung vitamin C (jeruk, lemon, dll.) untuk hasil lebih baik.
○ Taburkan di yogurt: Campur tepat sebelum makan.

●Cara Penyimpanan
Hindari suhu tinggi, kelembapan tinggi, dan sinar matahari langsung, simpan di tempat sejuk.
(1) Setelah dibuka, disarankan dipindahkan ke wadah kedap udara seperti botol.
(2) Kolagen mungkin menggumpal tergantung suhu minuman dan cara melarutkan, tapi tidak memengaruhi kualitas.
(3) Simpan di tempat yang tidak terjangkau anak-anak.
(4) Warna bisa berbeda antar batch produksi, tapi tidak memengaruhi kualitas.
(5) Jika terjadi reaksi yang tidak cocok dengan kondisi tubuh, hentikan penggunaan.
(6) Periksa bahan baku, jangan dikonsumsi jika memiliki alergi.
(7) Jika sedang minum obat, dalam perawatan medis, hamil, atau menyusui, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi.