




Tylenol A
Tylenol A
¥1,381 JPY
/

products.product.pickup_availability.unavailable
Tylenol A
Untuk nyeri dan demam berat, seperti sakit kepala, nyeri haid, dan demam
Untuk siapa dan kapan digunakan
Ringkasan produk
Tylenol A adalah obat penurun demam dan pereda nyeri dengan Parasetamol sebagai bahan aktif. Digunakan untuk berbagai nyeri dan demam, seperti sakit kepala, nyeri haid, sakit gigi, nyeri sendi dan otot, serta penurunan demam saat demam. Ramah bagi lambung dan dapat dikonsumsi saat perut kosong. Karena tidak mengandung bahan antihistamin, formulanya tidak mudah menyebabkan kantuk.
Keunggulan produk
Formula tunggal Parasetamol
Bahan aktifObat penurun demam dan pereda nyeri dengan Parasetamol sebagai bahan aktif, menggunakan formula tunggal yang sederhana dan mudah dipahami untuk mengatasi nyeri dan demam.
Ramah bagi lambung dan dapat dikonsumsi saat perut kosong
Kemudahan konsumsiKarena tidak terlalu membebani lambung, dapat dikonsumsi saat perut kosong tanpa harus setelah makan. Dirancang agar mudah digunakan ketika waktu makan tidak sesuai.
Tidak mudah mengantuk
Juga pada siang hariKarena tidak mengandung bahan antihistamin yang mudah menyebabkan kantuk, formulanya juga memperhatikan penggunaan pada siang hari.
Bahan aktif (dalam 1 Tablet)
| Nama bahan | Kandungan | Klasifikasi |
|---|---|---|
| Parasetamol | 300 mg (dalam 1 Tablet) | Bahan pereda demam dan nyeri |
Indikasi
Aturan pakai dan dosis
| Usia | Dosis setiap kali minum | Frekuensi per hari |
|---|---|---|
| Dewasa (15 tahun ke atas) | 1 Tablet setiap kali minum | Maksimal 3 kali sehari. Beri jarak minimal 4 jam antar konsumsi |
| Di bawah 15 tahun | Jangan dikonsumsi | — |
- Hal yang tidak boleh dilakukan (jika tidak dipatuhi, gejala yang ada dapat memburuk dan efek samping atau kecelakaan lebih mungkin terjadi)
- Selama mengonsumsi obat ini, jangan mengonsumsi obat penurun demam atau pereda nyeri lainnya.
- Setelah mengonsumsi obat, jangan mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan mesin (dapat menyebabkan kantuk dan sebagainya). ※Obat ini tidak mengandung bahan antihistamin, tetapi jika kondisi tubuh menyebabkan kantuk atau gejala lainnya, hindari mengemudi dan sebagainya. Ikuti petunjuk dalam brosur terlampir.
- Jangan minum alkohol sebelum atau sesudah mengonsumsi obat.
- Jangan gunakan dalam jangka panjang secara terus-menerus.
- Hal yang perlu dikonsultasikan: Orang-orang berikut harus berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau tenaga teknis kefarmasian terdaftar sebelum mengonsumsi obat: orang yang sedang menjalani perawatan dokter atau dokter gigi, wanita hamil atau yang menduga dirinya hamil, ibu menyusui, Lansia, orang yang pernah mengalami gejala alergi akibat obat atau lainnya, orang yang telah didiagnosis menderita penyakit hati, penyakit ginjal, penyakit jantung, tukak lambung, tukak duodenum, dan sebagainya, serta orang yang sedang menerima obat penekan dari dokter (seperti golongan barbiturat).
- Jika setelah mengonsumsi obat muncul ruam atau kemerahan pada kulit, gatal, mual atau muntah, kehilangan nafsu makan, pusing, dan sebagainya, hal tersebut mungkin merupakan efek samping. Segera hentikan penggunaan dan konsultasikan kepada dokter, apoteker, atau tenaga teknis kefarmasian terdaftar dengan membawa brosur terlampir ini.
- Dalam kasus yang jarang terjadi, telah dilaporkan gejala serius seperti syok (anafilaksis), sindrom Stevens-Johnson, nekrolisis epidermal toksik, gangguan fungsi hati, pneumonia interstisial, dan asma. Jika Anda menyadari adanya gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter.
- Jika gejala tidak membaik setelah mengonsumsi obat selama beberapa hari, hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter, apoteker, atau tenaga teknis kefarmasian terdaftar.
- Baca brosur terlampir dengan saksama sebelum digunakan. Jika ada hal yang tidak dipahami, konsultasikan dengan dokter, apoteker, atau tenaga teknis kefarmasian terdaftar.
- Simpan di tempat sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung.
- Simpan di tempat yang tidak dapat dijangkau anak-anak.
- Jangan memindahkan produk ke wadah lain (dapat menyebabkan penggunaan yang keliru atau mengubah kualitasnya).
- Jangan mengonsumsi produk setelah melewati tanggal kedaluwarsa.










































































