Obat Kelas 2Tablet salut selaput
Doriel
Sulit mulai tidur atau tidur dangkal—untuk meredakan gejala insomnia sementara
✦ Mengandung difenhidramin hidroklorida✦ Dikonsumsi sebelum tidur✦ Cara kerja berbeda dari obat tidur medis
Untuk siapa dan kapan produk ini digunakan
🌙
Saat sulit mulai tidur
Untuk Anda yang sulit tidur meski sudah berbaring dan merasa terganggu oleh gejala insomnia sementara.
💤
Saat tidur terasa dangkal
Untuk Anda yang merasa tidur sementara menjadi dangkal, misalnya sering terbangun di tengah malam.
📅
Saat mengalami insomnia sementara
Untuk gejala insomnia sementara yang tidak disebabkan oleh kondisi patologis, berlangsung selama beberapa hari hingga tidak lebih dari satu minggu.
🛏️
Saat ritme hidup terganggu
Saat ritme tidur terganggu sementara akibat perubahan lingkungan atau faktor lainnya, dan malam-malam tanpa tidur terus berlanjut.
Ringkasan produk
Doriel adalah Obat Kelas 2 yang ditujukan untuk meredakan gejala insomnia sementara (sulit mulai tidur, tidur dangkal). Difenhidramin hidroklorida sebagai bahan aktifnya merupakan salah satu jenis obat antihistamin yang juga digunakan dalam obat flu dan obat rinitis, serta memberikan efek hipnotik-sedatif dengan menekan kerja histamin yang berperan dalam kondisi terjaga di otak. Cara kerjanya berbeda dari obat tidur medis seperti golongan benzodiazepin yang diresepkan di rumah sakit.
Keunggulan produk
01
Efek hipnotik-sedatif oleh obat antihistamin
Ciri-ciri kerja
Difenhidramin hidroklorida memblokir pengikatan histamin, yang berperan dalam kondisi terjaga, pada reseptornya sehingga meredakan gejala insomnia sementara.
02
Pendekatan yang berbeda dari obat tidur medis
Perbedaan formulasi
Berbeda dari obat tidur medis seperti golongan benzodiazepin, produk OTC ini mengatasi gejala insomnia sementara melalui efek bahan antihistamin yang juga digunakan dalam obat flu dan obat rinitis.
03
Aturan penggunaan yang mudah dipahami sebelum tidur
Kemudahan konsumsi
Dirancang untuk dikonsumsi orang dewasa sebelum tidur, sehingga praktis digunakan pada malam ketika Anda mengalami kesulitan sementara untuk mulai tidur atau tidur yang dangkal.
✦
Tablet salut selaput
Tablet salut selaput yang dapat dikonsumsi tanpa dikunyah.
✦
Bahan aktif tunggal
Formulasi dengan difenhidramin hidroklorida sebagai bahan aktif.
✦
Untuk insomnia sementara
Ditujukan untuk meredakan gejala insomnia sementara yang tidak disebabkan oleh penyakit mental atau penyebab patologis lainnya, dan berlangsung selama beberapa hari hingga tidak lebih dari satu minggu.
Khasiat dan efek
Meredakan gejala insomnia sementara (sulit mulai tidur, tidur dangkal)
Aturan penggunaan dan dosis
| Usia |
Dosis setiap kali minum |
Frekuensi konsumsi per hari |
| Dewasa (15 tahun ke atas) |
1 Tablet setiap kali minum |
1 kali sehari, sebelum tidur |
| Di bawah 15 tahun |
Jangan dikonsumsi |
— |
Patuhi aturan penggunaan dan dosis yang telah ditetapkan. Ini bukan obat tidur. Setelah mengonsumsi, jangan mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan mesin.
⚠️ Perhatian penggunaan
- Produk ini ditujukan untuk meredakan gejala insomnia sementara dan tidak boleh digunakan untuk insomnia kronis atau insomnia akibat kondisi patologis. Jika gejala berlanjut, konsultasikan dengan dokter atau apoteker.
- Patuhi aturan penggunaan dan dosis yang telah ditetapkan. Jangan mengonsumsi secara berlebihan.
- Jangan digunakan terus-menerus. Jika gejala tidak membaik setelah dikonsumsi selama beberapa hari, hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter, apoteker, atau penjual obat terdaftar.
- Setelah mengonsumsi, jangan mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan mesin (dapat menyebabkan kantuk dan gejala lainnya).
- Orang berikut harus berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penjual obat terdaftar sebelum mengonsumsi: orang yang sedang menjalani perawatan dokter, wanita hamil atau yang diduga hamil, wanita menyusui, Lansia, orang yang pernah mengalami gejala alergi akibat obat atau sejenisnya, serta orang yang sedang menggunakan obat lain.
- Jika setelah dikonsumsi muncul gejala seperti ruam atau kemerahan pada kulit, gatal, mual, atau muntah, hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter, apoteker, atau penjual obat terdaftar.
- Berhati-hatilah saat mengonsumsi bersama obat penenang-penghipnosis lainnya, obat flu yang mengandung antihistamin, obat minum untuk rinitis, obat mabuk perjalanan, dan sejenisnya.
- Jangan mengonsumsi bersama alkohol.
- Bacalah lembar informasi terlampir dengan saksama sebelum digunakan. Jika ada hal yang tidak dipahami, konsultasikan dengan dokter, apoteker, atau penjual obat terdaftar.
📦 Perhatian penyimpanan
- Simpan di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung.
- Simpan di tempat yang tidak terjangkau anak-anak.
- Jangan memindahkan produk ke wadah lain (dapat menyebabkan penggunaan yang salah atau perubahan kualitas).
- Jangan mengonsumsi produk setelah melewati tanggal kedaluwarsa.
●Fitur
Meredakan gejala insomnia sementara berikut: susah tidur, tidur yang ringan
●Untuk insomnia sementara pada situasi dan orang seperti ini
○Banyak stres dan tidak bisa tidur
○Lelah tetapi saraf tegang sehingga susah tidur
○Ada kekhawatiran sehingga terbangun di tengah malam
○Gaya hidup tidak teratur sehingga ritme tidur terganggu dan susah tidur
DORIERU efektif meredakan gejala insomnia sementara seperti susah tidur dan tidur yang ringan dengan dikonsumsi sebelum tidur.
●Komponen aktif DORIERU
Komponen aktif DORIERU (Diphenhydramine hydrochloride) banyak digunakan untuk meredakan gatal pada kulit dan gejala alergi seperti bersin dan hidung berair, dan memiliki efek menyebabkan kantuk saat dikonsumsi.
DORIERU adalah obat yang dibuat dengan memanfaatkan efek kantuk dari Diphenhydramine hydrochloride ini.
●Mekanisme DORIERU menyebabkan kantuk
Di bagian posterior hipotalamus yang berhubungan erat dengan tidur dan bangun otak, terdapat banyak neuron histamin yang disebut neuron eksitatori. Histamin yang dilepaskan dari ujungnya mengaktifkan sel saraf di berbagai bagian otak termasuk korteks serebral, yang mempertahankan dan mengatur kewaspadaan. Komponen aktif DORIERU (Diphenhydramine hydrochloride) menekan kerja histamin di otak dan menunjukkan efek menyebabkan kantuk.
【Obat Kelas 2 Terklasifikasi】
●Khasiat/Efek
Meredakan gejala insomnia sementara berikut: susah tidur, tidur yang ringan
<Perhatian terkait Khasiat/Efek>
●Dosis dan Aturan Pakai
Saat susah tidur atau tidur ringan, konsumsi dosis berikut 1 kali sehari sebelum tidur dengan air atau air hangat.
[Usia: dosis 1 kali]
Dewasa (15 tahun ke atas): 2 tablet
Di bawah 15 tahun: jangan dikonsumsi
<Perhatian terkait Dosis dan Aturan Pakai>
(1) Patuhi dosis dan aturan pakai.
(2) Jika mengonsumsi lebih dari 2 tablet sekaligus, gejala tidak nyaman seperti saraf tegang dapat muncul dan justru menyebabkan susah tidur.
(3) Jangan dikonsumsi selain sebelum tidur.
(4) Cara mengeluarkan tablet
Tekan bagian menonjol pada lembar PTP yang berisi tablet dengan ujung jari hingga aluminium foil di belakang robek, lalu keluarkan dan minum. (Jika tertelan langsung tanpa dikeluarkan, dapat menyebabkan kecelakaan tak terduga seperti menusuk mukosa esofagus.)
●Komposisi/Jumlah
Per 2 tablet
Diphenhydramine hydrochloride 50mg
〔Bahan Tambahan〕
Natrium kroskarmelosa (Cross CMC-Na), silika anhidrat, selulosa, laktosa, hidroksipropilselulosa, hipromelosa (hidroksipropil metilselulosa), makrogol, magnesium stearat, talk, titanium dioksida
<Perhatian terkait Komposisi/Jumlah>
●Bentuk Sediaan
Tablet salut selaput (oral - tablet)
●Perhatian Penggunaan
■Hal yang tidak boleh dilakukan
(Jika tidak dipatuhi, gejala saat ini dapat memburuk atau efek samping/kecelakaan lebih mudah terjadi.)
1. Jangan dikonsumsi oleh orang berikut
(1) Wanita hamil atau yang diduga hamil.
(2) Anak di bawah 15 tahun.
(3) Orang yang mengalami insomnia secara rutin.
(4) Orang yang telah didiagnosis insomnia.
2. Selama mengonsumsi obat ini, jangan gunakan obat berikut
Obat penenang tidur lain, obat flu, obat penurun demam dan pereda nyeri, obat batuk dan ekspektoran, obat oral yang mengandung antihistamin (obat oral untuk rinitis, obat mabuk perjalanan, obat alergi, dll.)
3. Jangan mengemudi kendaraan atau mengoperasikan mesin setelah mengonsumsi
(Kantuk dapat menyebabkan kecelakaan. Jika kantuk atau rasa lelah berlanjut hingga keesokan hari, jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin sampai gejala hilang.)
4. Wanita menyusui harus menghindari mengonsumsi obat ini atau menghindari menyusui saat mengonsumsi obat ini
5. Jangan minum alkohol sebelum dan sesudah mengonsumsi
6. Batasi konsumsi hanya saat susah tidur atau tidur ringan, jangan digunakan terus-menerus
■Konsultasikan
1. Konsultasikan dengan dokter, apoteker, atau penjual terdaftar sebelum mengonsumsi jika
(1) Sedang menjalani pengobatan dokter.
(2) Lansia. (Pada lansia, kantuk dapat muncul lebih kuat atau sebaliknya gejala saraf tegang dapat muncul.)
(3) Pernah mengalami reaksi alergi terhadap obat.
(4) Memiliki gejala berikut: kesulitan buang air kecil
(5) Pernah didiagnosis dengan: glaukoma, pembesaran prostat
2. Jika setelah mengonsumsi muncul gejala berikut yang mungkin merupakan efek samping, segera hentikan konsumsi dan konsultasikan dengan dokter, apoteker, atau penjual terdaftar dengan membawa leaflet ini
[Bagian yang berhubungan: Gejala]
Kulit: ruam, kemerahan, gatal
Saluran cerna: sakit perut, mual/muntah, nafsu makan menurun
Sistem saraf: pusing, sakit kepala, kepala berat saat bangun, kantuk di siang hari, perasaan tidak nyaman, saraf tegang, gangguan kesadaran sementara (penurunan perhatian, gejala seperti mengantuk, penurunan kemampuan penilaian, perilaku abnormal, dll.)
Sistem peredaran darah: jantung berdebar
Saluran kemih: kesulitan buang air kecil
Lainnya: kelelahan
3. Gejala berikut dapat muncul setelah konsumsi, jika gejala ini berlanjut atau memburuk, hentikan konsumsi dan konsultasikan dengan dokter, apoteker, atau penjual terdaftar dengan membawa leaflet ini
Mulut kering, diare
4. Jika setelah 2-3 kali konsumsi gejala tidak membaik, hentikan konsumsi dan konsultasikan dengan dokter, apoteker, atau penjual terdaftar dengan membawa leaflet ini
■Perhatian lain
Kantuk atau rasa lelah dapat berlanjut hingga keesokan hari.
●Peringatan Penyimpanan dan Penanganan
(1) Simpan di tempat sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung.
(2) Simpan di tempat yang tidak terjangkau anak-anak.
(3) Jangan pindahkan ke wadah lain. (Dapat menyebabkan kesalahan penggunaan atau perubahan kualitas.)
(4) Jangan konsumsi setelah tanggal kedaluwarsa.